Showing posts with label ramadhan. Show all posts
Showing posts with label ramadhan. Show all posts

Saturday, August 18, 2012

sabit baru kesepuluh 1433 H



Sejujurnya..
Saya lebih suka menikmati malam ini. Dengan suara takbir saja.
Tidak dengan petasan. Tidak juga dengan suara tv.

Sejujurnya..
Saya juga lebih suka menghabiskan malam ini di bawah langit langsung.
Senandung serangga malam dan gemintang.
Namun, malam ini berawan :)

Sudah masuk sabit baru.
Dan ini sangat cepat (kan?)
Kenapa cepat sekali?
Kenapa juga dipertanyakan?
ah. Sama seperti hidup.
Usia 21, 31, 41, 51,…,…,…
Sampai akhirnya menjadi hari terakhir..
Pertanyaannya :Kenapa cepat sekali?

Begitulah dunia.
Sangat singkat. Sangat cepat.
Dan kehidupan setelahnya adalah tak hingga.

Sudah masuk sabit baru.
Diterimakah puasa ku? Sebaik apa aku beramal?
Semoga tetap istiqomah :)
Di sabit-sabit berikutnya..

malam saat semua riuh mengekspresikan kemenangannya (apa itu menang?) dengan caranya masing2. Sebagian ekprsesi yang umum, semua yang serba baru, makanan lezat, petasan dan kembang api.

Ya Allah semoga di belahan bumi yang lain.. saudara2 muslim yang mungkin sedang merasa kehilangan yang dicintai, atau anak-anak yang hanya menatap (ingin) teman2nya dengan pakaian baru, atau orang tua yang bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan agar putra putrinya bisa makan sebualan ke depan., atau mereka yang menyambut idul fitri dalam nuansa blokade, atau…

Dalam kondisi apa pun.. Ya allah..izinkanlah kami untuk ‘menang’.. semoga takbir ini…sebuah kalimat yang keagungan-Mu..menjadi sebuah syukur yang tak terhingga atas segala nikmat dan petunjuk-Mu..menjadi penguat hati. pengingat hati. sehingga menang bukan hanya euphoria. Tapi melahirkan hati yang ‘baru’ dari sekolah Ramadhan..
Sekali lagi. Semoga istiqomah :)

Allahuakbar..Allahukabar..Allahuakbar..Laa ilaa haillallahuallahuakbar..Allahuakbar..walillahilhamd..

Mohon maaf lahir dan batin teman2.
Semoga puasa kita diterima daan menjadi insane yang lebih baik :)

-kristal violet-

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah dia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS. Al-Baqarah : 185).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai sahalat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf)

Dari Nafi: “Dulu Ibn Umar bertakbir pada hari id (ketika keluar rumah) sampai beliau tiba di lapangan. Beliau tetap melanjutkan takbir hingga imam datang.” (HR. Al Faryabi dalam Ahkam al Idain)

Dari Muhammad bin Ibrahim (seorang tabi’in), beliau mengatakan: “Dulu Abu Qotadah berangkat menuju lapangan pada hari raya kemudian bertakbir. Beliau terus bertakbir sampai tiba di lapangan.” (Al Faryabi dalam Ahkam al Idain)

sumber gambar: http://www.indrayy.co.cc/2012/07/khilafah-solusi-perbedaan-awal-ramadhan.html
sumber hadist:muslim.or.id

Saturday, August 4, 2012

tentang kamu #lagi



“Assalamu’alaykum. Besok sore bs nemenin anak2 TPA bikin origami? insyaAllah bibah 07 sama prapto juga bisa. swun.”

Pesan ini membawa saya kembali..sore tadi pada sebuah tempat yang membuat semakin cinta pada tempat saya belajar kini.. ar rohman.. sebuah tempat yang pertama kali membuat saya merasakan sebuah rasa –yang entah apa namanya- selalu saja berhasil membawa segores senyum..

Belajar menjadi seorang pendidik..

Sudah tak terhitung berapa purnama tak lagi sekedar berkunjung ke tempat ini.. di mulai dari selalu saja ada aktivitas di sore hari.. hingga akhirnya..saya benar2 hilang..

sejujurnya untuk masalah ini saya yang kehilangan. Kehilangan adik2 yang riuh rebutan mengaji.. bercerita..kehilangan adik yang langsung memeluk punggungmu atau duduk dipangkuanmu ketika kau datang..kehilangan adik yang bilang “mba kok kamu kayak Barbie sih” (itu mah aku yang kesenengan :p)..kehilangan wajah2 semangat menghapal Quran..dan dengan bodohnya kehilangan ini murni perbuatan saya sendiri . saya yang menghilang. . saya juga yang kehilangan..

dan ini bukan kehilangan pertama.. saya menciptakan kehilangan-kehilangan selanjutnya..

tiga sampai empat semester awal saya duduk di bangku kuliah.. saya juga sempat menjadi pengajar di dua buah tempat bimbingan belajar gratis.. sejahtera studiy club (SSC) namanya.. (ya ampuuun gmana kabarnya mereka sekarang T.T)

masa-masa yang amat saya nikmati.. bagaimana pun peristiwanya.. adik yang tiba sok mau terjun bunuh diri, adik yang dengan iseng ngelempar kecoa, adik yang berebutan minta dijarin ini itu, adik yang curhat segala macem. Kamu tahu? Setiap anak itu sepertinya punya magnet.. dalam bola matanya..dalam ucapannya..dalam manjanya..dalam riuhnya..seandainya sedikit saja mau merendah..kamu akan belajar banyak dari kejujuran seorang, anak. Dia suka dan tidak suka. Dia mau dan tidak mau. Dia tertarik dan bosan. Sesederhana itu..

bukan berarti mereka tak membuat lelah..atau kadang2 sikapnya yang ‘menyebalkan’ dengan susah diatur. . tapi mereka masih sangat hijau untuk dibentuk..masih sangat mampu mendengar suara dari hati yang jernih.. mereka butuh lingkungan itu.. dan saya menikmati setiap waktu bersama mereka. .hingga bagaimana pun kisahnya..selalu ada segores senyum saat senja tiba..merindukan lagi bertemu mereka..
sampai pada akhirnya saya pun ‘mengundurkan diri’.. entahlah banyaknya aktivitas bisa dijadikan alasan atau tidak..tidak menemukan waktu yang cocok..dan rasanya jauh lebih baik mencarikan pengganti yang lebih bisa mebersamai mereka..
setahun berlalu… dan betapa sedih ketika tahu semakin sedikit yang datang.. saya diminta kembali..tapi apa daya.. saya terlalu tidak pintar mengatur waktu dengan baik untuk mengiyakan..

sore tadi saya kembali pada sebuah tempat yang pernah membuat saya semakin cinta dengan kota tempat saya belajar kini. Membuat saya berlonjak lonjak kegirangan karena salah satu mimpi saya sejak SMA tercapai..atau antusias menceritakan mereka di setiap kepulangan saya ke kosan..

sore tadi saya kembali..mengenang banyak hal..
sampai sebuah sapaan tiba “mba citraa..” afif namanya..adik yang membuat saya ‘jatuh cinta’ sejak mengenalnya..
mengusap lembut kepalanya..
hingga senja tiba.. setelah orang-orang menyelesaikan sujud dan doa-doa di penghujung hari..
saya menghampirinya yang bersiap pulang dengan sepedanya..
“afif… kita udah lama ga ketemu yaaa. Ini buat kamu.”
Dia tersenyum. Mengenggam dan membawanya pulang.
Sebuah origami kupu-kupu biru..

*Cuma mau bilang.. untuk semua adik yang membuatku belajar. Adik2 SSC, adik2 TPA, adik kos,adik2 lingkaran, semua adik ideologis..dan tentu saja adik saya tercinta Muhammad Irfan Rasyid..
Kalian adalah cahaya..dan aku sungguh berharap akan tetap mencahaya..memenuhi langit bumi hingga terang benderang..meneguhkan batu bata peradaban dunia..
Kalian adalah cahaya..selalu begitu di hatiku..yang membuat aku selalu suka menjadi seorang kakak bagaimana pun aku rindu menjadi seorang adik..

Kini sedang memulainya kembali..menemukan adik baru di tempat baru.. suatu saat aku pasti aku akan membuat kehilangan yang baru (ga mungkin selamanya di solo kan?) tapi setidaknya waktu2 terakhir ini ingin melakukan banyak hal yang terbaik..mengkhatamkannya dengan baik.. salam kenal ar rohmah :)

Sunday, July 22, 2012

Rindu?



apakah rindu hanya untuknya yang pernah menyapa langsung hidup kita?
apakah rindu hanya untuknya kabut kenangan -yang tampak padat namun sedikit saja kau kipaskan hilang begitu saja, rapuh- ?
apakah rindu hanya untuknya yang pernah ada dalam waktu terdahulumu?

rasanya tidak :)

rindu juga mungkin hadir padanya yang belum pernah kau temui dalam hidupmu..
rindu juga mungkin hadir padanya yang tercipta dalam masa depanmu..
rindu juga mungkin hadir padanya yang tidak bisa terbayangkan..

apapun namanya..
apapun bentuknya..

tetap saja.
rindu.

-----

apakah rindu seperti membuat sesuatu yang hilang dalam hatimu?
apakah rindu membuat tidur malammu tidak senyenyak biasanya?
apakah rindu juga yang membuat tersenyum atau juga sendu?

mungkin iya :)

tapi rindu itu seharusnya..

membuat kita berbuat lebih banyak..beramal lebih nyata..
bersungguh-sungguh dalam niat yang lurus..
hingga yang dirindukan tidak lagi berjarak pada suatu masa yang dinanti..

*rindu itu seperti juga harapan..semoga masih embun penuh rahmat esok pagi*

#3Ramadhan. sedang merindu. banyak sekali..bismillah :)

Wednesday, August 31, 2011

Ayo Buktikan!

310811.18:06
normamuktibimacahya

kawan2, jika boleh mengambil temadi saat Lebaran, maka tema yang tepat adalag

"AYO BUKTIKAN!!!"

Ayo Buktikan, Qiyamul lail qta masih setegar saat Ramadhan!

Ayo Buktikan, baca Al-Qur'an qta masih semerdu saat Ramadhan!

Ayo Buktikan, ngaji Islam qta masih serajin ketika Ramadhan!

Dan ayo buktikan dan agendakan mulai dari sekarang kapankah qta akn melakukan puasa 6 hari di bulan syawalsebagai penyempurnaan puasa Ramadhan!

Mohon maaf atas segala kesalahana
Semoga hidup penuh keberkahan.

Thursday, August 18, 2011

18 Ramadhan 1432 H

Saya jadi ingat tentang tulisan Goenawan Mohamad di catatan pinggir tanggal 16 Agustus 2010..judulnya daging..
Pada intinya tulisan itu menceritakan tentang fenomena puasa khususnya di bulan ramadahan ini..

Di awal tulisannya Pak Goen menuliskan realitanya puasa 30 hari itu seringkali adalah sebuah deprivasi, sebuah perenggutan dari hidup yang normal, dan kita, yang merasa harus menanggungkan itu, menginginkan imbalan yang memuaskan.

~~Di atas semua itu, setidaknya di Indonesia, orang-orang yang menganggap puasa sebagai deprivasi yang berat akan bersikap seakan-akan anak manja atau si korban yang dendam: mereka minta diperlakukan dengan kelas tersendiri. ”Hormatilah orang yang berpuasa!” seru pengumuman di mana-mana. Maksudnya: ”jangan menggoda atau merayu orang yang berpuasa untuk batal” . Barangkali berpuasa telah berubah: menahan haus dan lapar tidak lagi ditandai tekad melawan godaan, tapi sikap ketakutan akan godaan. (GM)

Tapi kali ini saya ingin menyoroti hal lain. Hal yang sangat nyata dan dekat saya rasakan saat ini. Masih berhubungan dengan hal di atas..namun fokusnya sedikit berbeda.

~~Persoalannya akan berbeda jika kita menganggap berpuasa dengan sikap lain: puasa bukan sebagai deprivasi, melainkan sebagai ikhtiar kita untuk mengurangi apa yang dirasakan berlebih dan berlebihan dalam diri. Dengan kata lain, inilah puasa sebagai pilihan laku yang menangkis keserakahan. Bahkan inilah puasa sebagai reduksi agresivitas menghadapi dunia—agresivitas yang meringkus dunia jadi milik dan bagian dari sasaran konsumsi. (GM)

Ya. Bukankah seharusnya puasa yang bukan sekedar menahan lapar dan haus ini seharusnya mereduksi agresivitas terhadap dunia?
Bukan balas dendam saat berbuka dengan makanan yang “megah” dan sangat banyak sampai kekenyangan?
Atau berlomba berburu baju baru di 10 malam terakhir?
Pantas memang kalau pakar ekonomi bilang, ramadhan adalah saat-saat emas untuk banyak perniagaan =)

Tidak salah. Tidak salah memang =)
Siapa bilang kita ga boleh pake baju baru? Boleh lah =)
Tapi tak harus kan berlebihan dan di waktu2 istimewa itu..
Siapa bilang kita tak boleh berbuka dengan makanan enak? Boleh lah =)
Tapi sekali lagi berpuasa seharusnya jadi lahan mendidik. Bukan lahan “balas dendam”.
Sepertinya kan jauh lebih enak, berbuka dengan sederhana. Kalau kelebihan berbagilah =9


Sunday, August 7, 2011

Ramadhan with The Towers #edisi menghapal Al Qur'an


dari Ramadhan with the towers ini juga dapet taujih tentang menghapal Al Qur'an..agak panjang sih..

gw share cara ngapalin Al-Qur'an dalam kesibukan aja yaaaa =D
semoga bermanfaat ^^
--------------------------------------
Bagaimana metode menghafal bagi orang-orang yang memiliki kesibukan...?

Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullahu jamiy'an, antum jangan berfikiran bahwa dengan metode ini antum akan menghafal Al Qur'an dalam waktu setahun atau dua tahun, tidak Ikhwan dan Akhwat sekalian, bahkan metode ini membutuhkan waktu 15 hingga 30 tahun, TERLALU LAMA...? terserah penilaian antum bagai mana, namun setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI, mungkin antum khawatir akan diwafatkan terlebih dahulu sebelum menyelesaikan hafalan...? Maka kami sampaikan bahwa SETIDAKNYA KITA BISA BERBAHAGIA KARENA MENINGGAL DALAM KONDISI MEMBAWA NIAT YANG MULIA YANG DIBENARKAN OLEH AMALAN YANG TENGAH KITA LAKUKAN, dan juga antum jangan berfikiran bahwa ini adalah pekerjaan yang mudah untuk dikerjakan tanpa kesabaran, keistiqamahan, dan tindakan nyata, sebab tanpa semua itu berarti antum hanyalah BERANGAN-ANGAN...!

Syarat yang WAJIB untuk antum penuhi sebelum melaksanakan metode ini adalah:

1. Niat karena mengharap Keridhaan Allah.

2. Mampu membaca Al Qur'an dengan tartil (tajwid yang benar), atau setidaknya antum terus berusaha untuk memperbaiki kualitas bacaan Al Qur'an antum.

Berikut adalah metode yang Alhamdulillah telah kami buktikan sendiri dalam kurun waktu yang belum genap setahun ini:

1. Mulailah menghafal dari Juz 30 atau juz 29 atau juz 28, setelah itu silahkan mulai dari Juz 1 dan seterusnya.

2. Gunakan Mushaf Al Qur'an Huffadzh, yakni Al Qur'an cetakan standard international, di mana setiap juz-nya rata-rata terdiri dari +/- 10 lembar (20 halaman; di mana setiap halaman maksimal terdiri dari 15 baris), usahakan istiqamah dengan satu mushaf, tapi bukanlah alasan untuk tidak menghafal ketika suatu ketika antum lupa membawa mushaf antum, tetaplah menghafal meski dengan mushaf yang berbeda, ini hanya untuk lebih memudahkan antum dengan sebuah kebiasaan.

3. Persiapkan diri dengan mengatur 5 waktu khusus untuk menghafal dalam sehari, dan kami sangat menyarankan bahwa waktu tersebut adalah setiap antum selesai menunaikan shalat fardhu.

4. Setiap waktu tersebut, hafalkanlah 1 baris, jika hal tersebut masih terlalu berat bagi antum maka cukup hafal setengah baris saja setiap selesai shalat fadhu, dan jika setengah baris ini masih memberatkan bagi antum, maka 'afwan karena kami hanya mampu menyarankan kepada antum PERBANYAKLAH ISTIGHFAR...!!! (Ikhwan dan Akhwan sekalian, dengan menghafal 1 baris setiap selesai shalat fardhu, berarti insyaa Allah dengan kesabaran dengan keistiqamahan, antum akan Menghafal seluruh Al Qur'an dalam waktu 15 tahun, dan jika antum hanya sangguf menghafal setengah baris setiap waktu yang telah ditentukan tersebut, maka insyaa Allah dengan kesabaran dan keistiqamahan, maka antum akan menghafal seluruh Al Qur'an dalam waktu 30 tahun, sekedar mengingatkan bahwa setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI).

5. Jika memungkinkan, cobalah antum mencari sahabat atau teman yang bisa ikut menghafal bersama antum, sebab hal tersebut akan lebih menguatkan bagi antum, boleh dari saudara, teman, istri, atau suami, namun jika tak ada satu pun maka sendiri juga insyaa Allah tidak mengapa, ANTUM PASTI BISA...!!!

6. Jika antum memiliki media yang memungkinkan untuk membantu antum seperti HP, MP3/MP4 Player, atau apa saja yang dilengkapi dengan fasilitas recorder & playback maka gunakanlah media tersebut, rekam suara (bacaan) antum pada media tersebut agar antum bisa mendengarnya di setiap kesempatan sebelum tiba waktu selanjutnya, kegiatan ini sebagai media muraja'ah dengan pendengaran sekaligus melatih telinga kita untuk terbiasa tidak mendengar hal-hal yang sia-sia seperti lagu dan musik.

7. Banyak-banyak berdo'a kepada Allah 'Azza wa Jalla agar dimudahkan, diistiqamahkan untuk menghafal Al Qur'an, juga agar diberi usia, kesehatan, dan kesempatan untuk menyelesaikan cita-cita mulia ini.

8. Gunakan kesempatan Qiyam Al Layl sebagai waktu tambahan untuk memuraja'ah hafalan-hafalan antum.

MANAJEMEN KEGIATAN MENGHAFAL:

1. Target hafalan adalah 1 halaman terhafal dengan lancar setiap pekannya (bagi yang sanggup untuk menghafal 1 baris setiap waktunya), atau setengah halaman terhafal dengan lancar setiap pekannya (bagi yang menghafal setengah baris setiap waktunya), cara mencapainya:
- Ba'da Subuh mulai hafal 1 Baris / setengah baris (pilih salah satunya sesuai kesanggupan, kemudian istiqamah-lah!!!).
- Ba'da Dzhuhur tambah hafal 1 Baris / setengah baris.
- Ba'da Ashar tambah hafalan 1 Baris / setengah baris.
- Ba'da Maghrib tambah hafalan 1 Baris / setengah baris.
- Ba'da 'Isyaa' tidak perlu tambah hafalan, khususkan waktu ini untuk memuraja'ah (mengulang-ulang) semua hafalan yang telah di hafal hari itu, jangan lupa di antara waktu shalat fardu, manfaatkanlah media yang antum miliki untuk memuraja'ah hafalan antum melalui pendengaran.
- Lakukan hal di atas selama 4 hari berturut-turut (hingga antum menyelesaikan target antum dalam sepekan yakni 1 atau setengah halaman).

2. Dalam sepekan terdiri dari 7 hari, namun dengan metode ini insyaa Allah maksimal dalam 4 hari antum telah menyelesaikan target hafalan antum untuk sepekan, berarti masih tersisa 3 hari dalam sepekan tersebut, GUNAKANLAH 3 hari tersebut untuk memuraja'ah hafalan antum pada pekan tersebut, INGAT...!!! jangan terburu-buru untuk pindah ke hafalan selanjutnya, tetaplah istiqamah dengan target antum yakni 1 atau setengah halaman setiap pekannya.

3. Dalam sebulan, terdiri dari 4 pekan, berarti dengan metode ini antum akan menghafal 2 lembar setiap bulannya (bagi yang menghafal 1 baris setiap waktunya), atau 1 lembar setiap bulannya (bagi yang menghafal setengah baris setiap waktunya). Dari sini bisa kita ketahui bahwa dengan metode ini kita bisa menghafal 2 juz dalam waktu 10 bulan bagi yang menghafal 1 baris setiap waktunya, atau 1 Juz dalam waktu 10 bulan bagi yang menghafal setengah baris setiap waktunya, sebab 1 Juz = 10 lembar Al Qur'an, Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullah, ini berarti dalam setahun tersebut ada waktu 2 bulan tersisa yang lagi-lagi bisa kita manfaatkan untuk KHUSUS memperlancar hafalan kita tersebut. Sekali lagi kami ingatkan, bahwa JANGAN menambah hafalan antum di waktu-waktu yang telah kita khususkan untuk muraja'ah.

Selamat menghapal =D

Wednesday, August 3, 2011

manage waktu?




Hari kedua ramadhan.
Alhamdulillah..senangnya =D
Finnaly gw mrasa jauh lebih sehat..
Setelah mesti guling2 sampe gigit2 gara2 nahan sakit dari H-2 Ramadhan kemaren..
Lalala~~
Hari ini berbeda dari biasanya..
Gw sampe kosan jam 5-an. Wow! Rekor banget.. sampe tadi mas2 “penjaga” rumah nanya,
“kok, kalian tumben udah pulang?”
“iya, mas..soalnya puasa ramadhan..pulangnya lebih cepat”
“ah, jangan2 kalian kabur lagi alesan aja puasa”
“ -.-a “
Jadi, selama Ramadhan ini perusahaan tempat gw magang mempercepat jadwal kepulangan jadi jam 4 ^^
Terus kok baru sampe jam 5-an?
Nah, itu dia..
Sebenernya, pada hari kerja biasa pun..perusahaan tempat gw magang itu (selanjutnya ditulis UT) jadwal pulangnya emang setengah 5..Cuma beda setengah jam dari puasa..
Tapi jadwal hanyalah jadwal..
Suatu keajaiban kalau gw bisa pulang jam setengah lima.
Kantor masih sangt ramai alias belom pada pulang sampe kira2 jam 5. Alhasil, secepat2nya gw keluar dari kantor itu ya jam 5. Itu juga jarang.. Paling sering setenagh enam..belom beli makan dan perjalanan..jadi ya sampe kosan magrib..
Nah, begitu pun pas puasa ini..
Berhubung Jadwalnya jam 4…it’s mean orang2 baru bakal keluar dari kantor jam setengah 5-an..
Ha.
Beda banget, sama kantor PNS*yang gw tau, jadi ga juga di generalisasi*
Judulnya tetep sama..jadwal hanyalah jadwal…
Waktu istirahat bisa kapan aja..
Banyak yang pulang sbelum jadwal..
Banyak juga yang datang setelah jadwal masuk.hooo…
Yep.salah satu pelajaran dari magang kalin ini adalah tepat waktu..^.^

Hmm..lebih tepatnya manajemen waktu yang baik..

Lompat lagi dengan cerita baru tentang waktu yang gw dapet di kantor juga.
Jadi waktu gw ke kamar mandi pagi2..di kamar mandi ada sekitar 3 orang ibu2 muda yang lagi ngaca sambiol ngobrol2.. pada intinya ibu2 tadi lagi ngobrolisn “kesibukan’ pagi mereka. Salah satu ibu cerita kalau dia ga bhisa ngapa2in pagi2..semua urusan anaknya, pembantu yang ngurusin. Nah, dia heran karena ibu yang satunya lagi masih bisa mbuatin anaknya –setidaknya-sarapan..padahal mereka sama2 bangun jam 5..terus mereka mengeluhkan jalanan ibu kota yang smakin menggila macetnya.
(pas ini terjadi gw langsug mikir, yah..ibu..ibu saya aja yang bangun jam jam setengah 4 atau lebih pagi masih riweuh banget kalau pagi2..tapi semua keurus..masak, buat sarapan sampe susu2nya, beres, dll…*ah, kamu keren deh mah =9* ibu bangunnya kurang pagi.he..)
Walaupun ibu2 tadi sama2 bangun jam 5 tapi mungkin jarak tewmpuhnya yang berebda ke kantor.. yang menyebabkan berbeda waktu yang tersedia di pagi itu..atau masih banyak kemungkinan lainnya lah..
Tapi yang pasti dengan mem-planning-kan dan me-manage waktu dan segala sesuatunya..mesti jadinya ke-handle dan ga mesti buru2.hidup jadi lebih damai =) *sotoy banget gw.ha*

Yeah!
harishun ala waqtihi~

*saya juga harus belajar banyak tentang ini =)*
Tunggu cerita selanjutanya tetap di ~solUTion~ ;)
Kita Bisa! Luar Biasa! =D

FYI: solution merupakan “nama” yang diangkat menjadi budaya organisasi di united tractors-tempat saya magang-. Masing2 huruf mengandung satu kata lainnya dan punya makna sendiri2. Serve,Organized,Leading,Uniqness,Totality,Innovative,Openmind,Networking. Klau kita bisa luar biasa itu jargon di sono ^^

Sunday, July 31, 2011

Ramadhan =')

untuk segala hal yang berbeda pada Ramadhan tahun ini.
segala pembelajaran dan ujian (yang sepertinya akan remed maka segeralah singsingkan lengan baju untuk segal perbaikan.
segala nikmat Allah yang tak pernah terhenti sekali pun rasa syukur gw sungguh jauh di bawah nikmat-Nya.

segalanya selalu berubah bukan?
kamu diberi pilihan.
mundur.maju.
naik.turun.
dan semuanya punya konsekuensi yang berbeda.

kamu diberi pilihan.
jalan yang -terlihat- membahagiakan
atau yang -terlihat- melelahkan.
lagi2 semuanya punya konsekuensi.

kamu diberi pilihan.
menikmati atau mengeluh.
toh tidak akan ada yang berubah dari yang telah terjadi =)

maka.
lakukanlah peranmu kali ini dengan baik nisa.
lakukanlah dengan baik.
dengan seluruh hatimu.
dengan seluruh cintamu.
aku mohon.
lakukanlah peranmu kali ini dengan baik nisa.

Allah akan mengujimu pada titik terlemahmu.
dan akan berulang hingga kau lulus.

tak inginkah kau naik tingkat?
=)

maka suksekanlah tarbiyah dzatiyahmu Ramadhan ini.
Upgrade-lah semua area development-mu.

karena tangis.
takkan pernah berarti tanpa tindakan, sayang.

untukmu Ramadhan,
aku sudah memilih.
bismillah =)

*agendakanlah. atau ia akan lepas~mr