Showing posts with label kristal. Show all posts
Showing posts with label kristal. Show all posts
Friday, January 24, 2014
NIAT
Saya sadar benar bahwa niat harus selalu diperbaharui. awal, tengah, terus-menerus dalam setiap amalan. Karna dalam perjalannya.. entah itu Allah berikan nikmat atau cobaan. Keduanya adalah ujian dalam niat..
Saat diberi nikmat, melenakan kah?
Saat diberi cobaan, menyerah kah?
Dalam penjagaan niat.
pertanyaan itu terus menerus menghampiri saya.
Apakah Allah akan ridho saya melakukan ini dan itu?
Apakah Allah suka?
Ada kalanya saya mendengarkan apa kata nurani saya. Ada kalanya saya melakukan pembenaran-pembenaran. Pembenaran sungguh bukanlah kebenaran. itu adalah bagian diri saya yang mengelak. bahwa saya SALAH. padahal iya. saya salah.
Dalam penjagaan niat.
Yang menjadi utama adalah bukan apa kata orang.
apakah orang akan senang?
apakah orang akan memaki?
apakah orang akan memuji?
karena yang menjadi utama selalu.
Apakah Allah ridho.
benar dulu. baru nyaman, baru indah, baru yang lain-lain.
Dalam perjalanan menjaga niat.
Terukur pula pada siapa sesungguhnya kita menggantungkan harapan.
Pada manusia yang menjadikan kita kecewa.
atau pada Sumber Segala Cahaya dan Harapan.Allah.
Dalam perjalanan menjaga niat.
akan nampak mana yang sabar dan penuh syukur.
mana yang kemudian munafik.
mana yang akhirnya tergelincir.
Bukankah apa yang akan kita dapatkan adalah apa-apa yang kita niatkan?
nisaa, karena yang barokah hanya dicapai dengan cara-cara yang barokah.. dimulai dari NIAT.
Rabbi, mampukan hamba.
janganlah nikmat ini melenakan, melalaikan.. tetapi menguatkan..mendekatkan selalu pada-Mu.
-kristal-
dua purnama sebelum menjadi utuh.
Friday, September 14, 2012
akan menemukan jalannya :)
Ehem..
umm..engg..umm..
sebenenya sih yaa..
Saya cukup menghindari pembicaraan ini..
Sama sekali bukan karna saya galau.. tapi karna saya belum mencapai ‘ending’..jadi kadang2 saya merasa..belum ‘pantas’ membicarakannya..belum terbukti sampai akhir pada diri saya sendiri..
Tapi gpp deh yaaa.
Saya sedang tergelitik oleh sebuah fakta..bahwa hal2 semacam ini sangat sensitif dan mengena sekali buat remja sampi kira2 dewasa awal..
Fakta ini saya lihat dari sebuah page di jejaring sosial yang saya ikuti..
Entah mengapa, setiap masalah ini yang diangkat..likes nya selalu sangat signifikan naik. Biasanya 200-300 an ini bisa sampe 800-900an..
Kayaknya ini sesuatu banget ya buat muda-mudi..
Suatu hari pernah ada yang berkomentar pada saya..
”ih, si citra mah ga pernah galau apa yak?”
hmm..
Bukannya saya ga pernah galau ya sodara2..walaupun saya memang belum pernah mengakui kalau saya PATAH HATI *gmana mau patah hati, jatuh cintanya sama langit XD*
Bukan saya ga pernah ‘galau’ hanya saja menurut saya.. itu bukan sesuatu yang perlu di’galau’kan hingga di tingkat permukaan. Oh, pleaseee… masih banyak kegalauan yang bisa kita angkat ke permukaan sodara-sodara.. contohnya, kenapa sih orang susah banget untuk cuma untuk buang sampah pada tempatnya?? Apa yang bisa saya lakukan ya untuk agama, bangsa, negara rebublik Indonesia? *jadi heroik gini*
Yah, pokoknya gitu lah..
Dan yang lebih penting lagi..hal itu bukanlah suatu ke’galau’an yang perlu digalaukan :) (??)
saya pernah jatuh cinta. Tentu saja. Alhamdulillah kan yaa saya normal. XD
itu bukan kesalahan. Tentu saja bukan.
Tapi tidak bijak ketika membiarkan diri kita JATUH karna cinta.
Jatuh ke pacaran.
Jatuh ga produktif.
Dan kejatuhan-kejatuhan lainnya.
Karna cinta sudah semestinya MEMBANGUN..
Ah, ya! saya jadi inget nih kata2 bang tere..bahwa cinta sejati itu melepaskan :)
Percaya deh kalau udah jodoh mah akan menemukan jalannya sendiri.. karna cerita cinta sejati itu bukan cerita yang dipaksa-paksa biar ada..mau dipaksa gmana juga ga bisa kalau ga jodoh mah.. percaya deh..dia akan menemukan ‘jalannya’..
terus kita nunggu aja nih bro?
Wuoo.
Kita harus aktif dong!
Tadi kan udah dibilangin. Cinta itu semestinya MEMBANGUN!
Kita harus aktif meningkatkan kapasitas diri kita..menambah ilmu..melakukan banyak hal yang produktif.. menebarkan cinta kita melalui kebaikan-kebaikan :) sampai pada masanya tiba..cara menunggu yang paling asyik!
kalau sudah siap..ya diseriusi..
Pacaran itu menurut saya sih hubungan menyedihkan :(
Bayang pun! Kita menjalani hubungan berdasarkan kesepakatan omongan doang..konsekuensinya besar banget, resiko kerugian dan bangkrut besar2an daaaan..udah pasti PUTUS!
Huks.
Iya kan? Bener kan? #maksa
Mau endingnya gmana..pasti status pacarannya putus.. bzzzzt…
---------------
Ngomong2 tentang jodoh..
Saya jadi ingat sebuah cerita zaman SMA.. jangan berekspetasi tinggi ini cerita roman yaa..
Begini ceritanya..
Suatu senja, hujan turun mengguyur kota kami. Kota Hujan yang sedang membuktikan eksistensinya. Kami baru saja keluar dari rumah belajar yang selama kelas tiga ini jadi begitu berarti.. tapi hari ini ada yang berbeda.. geng kami kehilangan satu wanita cantik jelitanya.. dan pada akhirnya, saya tidak punya saingan wanita cantik jelita hari itu.. jadilah saya pulang bersama cowo2 keren (??) geng kami.
Setelah menunggu beberapa lama angkot kebesaran kami, akhirnya yang ditunggu datang juga. Angkutan umum dengan warna orange di bagian bawahnya berhenti di depan kami.
Berhubung saya cantik sendiri.. saya jadi agak2 pakewuh juga dan memutuskan untuk naik belakangan.. dan duduk di bangku ulang tahun..walaupun cowo2 keren(??) itu sudah mempersilakan saya masuk terlebih dahulu..
Ya. saya bersiap masuk. Kaki kanan sudah diangkat.daaaaan….ANGKOTnya jalan!
-----ziiiiing…mendadak hening----
Saya masih melongo, menatap tidak percaya angkot hijau-orange itu pergi begitu saja sebelum sempat saya naik..
Dan cowo2 (yang tadinya saya pikir) keren itu.. Cuma nunjuk2 pasrah…
“eh.eh. NCD….NCD…NCD..”
Hujan kali ini benar2 mengesalkan. Saya jadi mendadak BT. Huks. BT sama angkotnya..BT sama cowo2(yang tadinya saya pikir) keren..padahal sih ya..apa coba salah mereka.. ya ga amau tau! Saya BT.
Saya naik angkot selanjutnya sendirian.. sebenernya sangat ga masalah pulang sendiri.. tapi saya masih BT (dan malu) banget sama kejadian tadi. Alhasil saya cemberut selama dia angkot.
“awas tuh anak-anak..huks..pada kejam banget siiih.” (ngomel2 sendiri dalam hati)
Entah mengapa,, setiap ujan kayak gini..kota ini jadi tambah macet.. belum lagi ngetem2nya.. eeerr… makin bikin BT.
Akhirnya tiba waktunya saya berganti angkot yang menuju ke rumah saya.
Saya turun, bayar ke abang angkot, dan siap anik angkot berikutnya..
Sebelum akhirnya menoleh oelh sebuah suara..
“NIS…”
Dua laki-laki (yang..hemm..baiklah..)keren berdiri sepayung berdua di pinggiran pertigaan..
dan mengajak saya naik angkot selanjutya.
Saya yang luluh tapi masih gengsi nanya
“ heh, ngapain kalian di sini? Kalian nungguin gw??”
“iya nis. tau ga sih lo…kita udah malu banget nih..diliatin orang2 gara2 sepayung berdua ujan2 di pinggiran jalan..dieeem aja. Geje banget”
saya ga bisa ga terharu.. :’)
baik banget dah yaa temen2 saya ini..
teman saya pun melanjutkan,” nis..tau ga sih.. tadi tuh gw nanya sama si Umar, sampai kapan nih kita nungguin si nisa?”
“terus si Umar jawab… lima angkot lagi ya Wan” lanjut teman saya.
(sungguh saya tahu bahwa mereka sudah menunggu cukup lama..karna tadi saya terjebak macet dan ngetem di jalan)
“dan..lo tau ga sih nis..lo turun di angkot KELIMA” Wawan melanjutkan.
Umar kali ini angkat bicara “Kalau udah jodoh mah, ga akan kemana”
Saya sudah berencana ngomel2 ke mereka besok harinya. Saya sudah amat yakin kalau ga akan pulang bareng mereka. Tadinya saya pikir, keadaan saya ditinggalin angkot dan akhirnya pulang sendirian adalah sebuah ENDING.. ga akan ada kelanjutannya.
Tapi Allah punya rencana lain, 2 teman dari geng saya yang searah pulang nungguin saya. Lama. *sebetulnya tindakan mereka ini hampir mustahil buat saya*
Dan saya turun di angkot TERAKHIR yang mereka tunggu.
Kejadian kecil yang sungguh membuat saya belajar..
Hikmah seringkali tidak kita temukan di awal perjumapaan.mungkin dia ada diselipan2 kata..atau jadi epilog sebuah cerita..
Ruginya kita seringkali ber suudzon sama Allah, sama lingkungan kita, sama orang2 lain..
Padahal Allah mungkin punya rencana lain yang lebih cantik..
Dan saya pun belajar.. bahwa..sekalipun kelihatannya ga mungkin..
Yang namanya JODOH ga akan kemana :)
Dia akan menemukan jalannya!
Semangat dan selamat meng upgrade diri! :D
*untuk umar dan wawan (nama disamarkan demi kebaikan pihak2 terkait XD) dan semua teman naik angkot hijau-orange yang (selalu) keren!
oia, ini salah satu 'geng' saya waktu SMA. isinya 2 cewe dan 7 cowo yang pinter2 banget(pengecualian saya.ha).kita anak2 geng angkot pulang bareng. tapi sekarang kita semua udah pada kembali ke jalan yang lurus kok. ga akan ada cerita tunggu2an naik angkot lagi. haha :)
Monday, August 13, 2012
evening primrose
ada sepotong waktu,
yang mampu membajak rasa
dalam irama syahdu tanpa not
diantara bintang langit dan bintang bumi
ada sepotong waktu,
di mana dingin menjadi selimut yang hangat
saat hembusan lembut mengusap hati yang lelah
menghimpun tiap arti yang terserak di setiap jejak nafas
ada sepotong waktu,
suara menjadi lebih jelas dalam lirih
lebih keras. lebih tegas.
membiarkan yang disebut citra takluk dengan kejujuran.
adakah kamu sepotong waktu yang membuatku adalah aku?
adakah dia -hati- yang bertanya, masihkah aku setia padanya?
adakah aku yang menatapku dengan penuh harap?
malam.
cuma malam.
di tepian langit.
hanya aku, semesta, dan Pencipta
Sunday, August 12, 2012
umm..tidak menemukan judul yang cocok
kemaren ini ada yang bilang “cit..itulah postingannya *sebut saja* dika bagus2..kamu porstingannya alay2 mulu.”
Ha. maaf ya kawan. Bagaimana lagi. Kalau tulisan itu merepresentasikan orangnya. Yah, inilah kenyataannya. Huks.
Hemm.. saya jadi mikir. Apakah saya tercipta untuk menjadi alay?
Merunut kembali kehidupan saya sejak kecil. Sebenarnya saya tidak dibesarkan untuk menjadi alay.
Justru sejak kecil rasa pengetahuan saya begitu besar. hingga suka sekali mencoba dan membuktikan sesuatu yang ekstrim..misalnya saja di beberapa peristiwa yang masih membekas dalam benak saya.
#kejadian 1
Entahlah saya lupa bagaimana latar belakangnya sehingga saya bisa berada di bawah meja setrika saat ‘mba’ saya sedang menyetrika.. Entah main petak umpet atau apa. hanya saja saya ingat..ketika saya berada di bawah meja setrikan -tepatnya di bawah tempat menaruk setrikan- saya mengamati besi bagian bawah setrikan itu dengan seksama.. mengamati dalam-dalam. Dan berpikir.. ‘kata orang setrikan itu panas. Masa sih? keliatannya biasa2 aja’. Di dorong oleh keinginan yang luhur dan rasa keingintahuan yang besar, tanpa pikir panjang saya menyentuh besi bagian bawah setrikan tersebut. Dengan telunjuk saya. Daaan. AWW! Panas saudara-saudara! Saya langsung melompot dari bawah setrikan dan mendinginkan telunjuk saya dengan aliran air keran.
Hikmah :
1.Setrikan itu panas
2.Tidak semua kenyataan terlihat begitu nyata dan jelas. Namun efeknya begitu nyata. Seperti setrikaan yang walaupun panas terlihat sama seperti waktu dingin. Kecuali efeknya.
Maka dalam kehidupan ini dosa-dosa kecil -mungkin juga secara sembunyi-sembunyi- yang kita lakukan dari luar mungkin ga keliatan nyata..tapi saudara-saudara, itu seperti setrikaan panas yang berdampak besar dalam kehidupan. (nyambung ga sih?)
3.Rasa keingintahuan yang besar harus dilandasi iman dan takwa juga ilmu pengetahuan. Maksudnya adalah dilandasi oleh pengontronlan diri yang baik. Sehingga ga asal langsung nyoba. Berpikirlah bijaksana. Bukan berarti mikir lama-lama. Tapi berpikir thin slicing. Makanye banyak belajar.
4.Setiap keputusan selalui disertai dengan konsekuensi masing-masing.
#kejadian 2
Saya juga lupa bagaimana silet itu bisa ada di tangan saya selepas pulang dari mesjid.. di tengah kegelapan jalan pulang mesjid..saya menatap silet itu dalam-dalam.. kemudian berpikir..sepertinya silet ini tidak tajam. Lalu saja mulai menggoreskannya ke jempol tangan kiri saya..dan memang tidak tergores (soalnya saya cuma pelan2 aja nyiletnya). Lalu saya berpikir.. ‘ah, tuh kan..ini siletnya ga tajem’. Dan mulai menggoreskannya lagi di jempol tangan kiri saya degan lebih bersemangat! Dan AWW! Berdarah saudara-saudara, percobaan membuktikan silet itu tajam. -.-“
Hikmah:
1.Percobaan tidak harus dilakukan dengan probandus diri sendiri.jadi apakah saya harus menusuk nusuk orang lain dengan silet?? Oooo. Tentu tidak. masih ada daun, kertas, atau benda-benda lainnya yang bisa jadi korban.
2.Jagalah anak-anak anda dari benda2 tajam.
#kejadian 3
Ayah saya dari dulu suka sekali tanaman. Sekecil apapun taman rumah saya. Selalu penuh dengan tanaman. Maklum anak kehutanan..pernah kerja di landscape taman juga. Keturunan nenek saya juga suka tanaman. Karena taman rumah saya tidak teralu besar saat pindah ke daerah ini. Jadilah bonsai menjadi pilihan yang tepat. Cantik, hiijau, dan hemat tempat. Begitu juga dengan tanaman palem ukuran kecil (apakah itu bisa disebut bonsai?). palem itu memiliki daun panjang-panjang. Seperti rambut yang tumbuh dari satu akar begitulah.. saya tertarik dengan pinggiran palem ini. Saya mulai memandangnya dalam2. Seperti ada gerigi2 kecil di pinggirnya. Bagaimanakah rasanya? Apakah sakit? Geli? Atau..? Saya pun mulai menelurusi pinggiran daun palem tersebut dengan jari jempol dan telunjuk. Perlahan tapi pasti. Wow! Ternyata geli.. dan berdampak ada goresan tipis di jari saya. Saya mencobanya lagi..mencoba lagi..berulang-ulang. Sampe akhirnya jari saya baret-baret dan perih..
Hikmah:
1.Daun palem itu bisa berdampak pada baret2 tangan.
2.Jika anda pecinta tanaman. Ada baiknya anda memberitahkan tentang pengetahuan tanaman pada putar putri anda. Mungkin saja ada bagian tanaman yang bercun atau apalah. Namanya anak-naka bisa jadi –seperti saya- dia sangat penasaran dan memakan daun2 tersebut.. yah, intinya.. share kan pengetahuan anda sedikit-sedikit tentang tanaman pada putra putri anda. Selain mencegah bahaya juga menambah kecintaan putar putri anda pada tanaman.
(mungkin karena kurangnya ta’aruf dengan tanaman juga yang membuat beliau mengira kalau mawar itu menyukai alpukat, dan makanan2 manusia lainnya..hee. ampun teh.)
#kejadian 4
Ini kejadian terakhir yang akan saya ceritakan tentang percobaan2 saya di masa kecil.
Ketika SD, apakah di sekolahmu ada isu atau gosip miring tentang sesosok hantu bernama mr. gepeng dengan pasangannya suster gepeng? Nah..di SD saya ketika itu mr. gepeng dan pasangannya sedang menjadi isu hangat. Versinya banyak sekali tentang kenapa si mr. gepeng ini menjadi gepeng..saya juga lupa tepatnya.. tapi kebanyakan kabar yang beredar bilang bahwa mr. gepeng ini kejepit lift. (stelah agak besar saya berpikir..sebenarnya siapa penyebar isu mr.gepeng?? itu terkenal banget loh di sekolah lain juga). Entah apa hubungannya..mr, gepeng ini dikaitkan dnegan kamar mandi dan dihubungkan dnegan bercak-bercak atau noda bekas tampias air di langit kamar mandi saya.. gosip terbaru tentang mr. gepeng ini adalah.. kalau kita mengetuk kamar mandi 3x lalu mundur 3 langkah.. kemudian membaca semacam ‘mantra’ yang saya lupa apa..kemudian melalukannya sebanyak 3x(kalau ga salah). Maka, akan terjadi sesuatu di kamar mandi tersebut..mr. gepeng datang!
Saya dengan teman2 saya yang juga memiliki daya ingin tahu yang besar pun mencobanya..
Kami melakukannya pada sebuah kamar mandi sekolah yang sedang tertutup rapat. Melakukan ‘ritual’ tadi. Mengetuk pintu 3x..dan seterusnya..baru sampai baca mantra kami ketwa cekikikan saling dorong-dorongan.. takut, penasaran, juga merasa kalau itu hal bodoh bercampur jadi satu. tapi kita tetap melakukannya.. berkali-kali mengetuk pintu tapi tak pernah sampai ritual selesai.. setelah sekian kali..pintu kamar mandi terbuka. Huaaa! Mengagetkan. Ada sesosok yang keluar dari kamar mandi itu. membuat kami mundur Dan pergi seketika.
“KALIAN KENAPA KETOK2 TERUS HAH? Bla bla bla *ga inget apa*”
Ternyata isu itu ada sedikit benarnya. Memang akan ada sesuatu yang terjadi dan sesosok keluar dari kamar mandi. Dan kali itu sesosok itu adalah guru kami.
Hikmah:
1.Tabayunkan segala isu yang ada. Jangan cepet percaya dengan semua berita. Apalagi sekedar kabar burung. Percaya sembarangan aja sama kabar burung ga boleh apalagi main disebar-sebar. Ayolah, kawan! Itu menyesatkan.
2.Pahami putra putri anda sejak dini masalah tauhid. ;) yah, walaupun mungkin dia belum ngerti2 amat. Setidaknya itu adalah bekal yang sangat baik.
3.Media bisa menjadi sebuah sarana untuk membenarkan sesuatu yang belum tentu benar. Apalagi zaman sekarang ini, media informasi dimana-mana. Perlu disaring baik2. Dulu aja Cuma kabar dari mulut ke mulut bisa membenarkan sesuatu yang tidak benar. Apalagi dalam dunia canggih sekrang ini. Mulut-mulut berubah jadi banyak sekali bentuk. Terduplikasi semakin banyak. Penyebaran informasi semakin luas. Maka pandai-pandailah menyaring ;)
4.Jangan jadi orang reaktif. Kagetan sama berbagai macam isu yang datang. Keep calm. Be proactive!
5.Hemm. Yang kelima ini bukan hikmah.. tapi saya penasaran saiapakh tersangka (yang buat isu ini pertama ) utama kasus mr. gepeng ini??
Sebenarnya masih banyak cerita-cerita lainnya tentang masalah ini. Tapi mari dicukupkan saja..jika dilanjutkan mungkin sebelum anda membaca sampai akhir postingan ini anda sudah berjanji untuk tidak akan membuka blog ini lagi. He :)
Yaaah, terbukti kalau saya sebenarnya lahir bukan dengan bakat alay. Tetapi dengan cita rasa eksperimen yang tinggi. Haha.
Setelah dipikir-pikir lagi saya juga tumbuh dengan berbagai kondisi lainnya yang seharusnya tidak membuat saya alay.
Misalnya, berjiwa petualang..sejak kecil walaupun rumah saya bisa dibilang ‘kota’ saya sangat hobi kabur dengan teman2 *laki2* saya (masalahnya di komplek saya banyaknya laki2 -.-“) untuk main ke desa dekat komplek. Melewati jembatan dari pohon kelapa, berjalan menyusuri pematang sawah, padang hijau, ilalang, sungai2 kecil..itu sangat menyenangkan :)
Sejak umur 2 tahun. 2 tahun loh ya saudara-saudara. Saya udah diajak kabur kakak dari ayah saya ke bandung. Sendirian tanpa orang tua saya. Dan saya? Tentu saja mau! Haha. Waktu itu di rumah lagi ga ada orang kecuali mba yang jagain saya. Dan mba yang lugu itu pun dimarahin gara2 bagaimana bisa saya dibawa sama orang yang ngaku2 kakak ayah saya padahal mba saya juga ga tau itu dia boong apa ga. (untungnya ga boong. Coba kalau itu penculikan. Wow! Entahlah. Mungkin certanya jadi heroik).
Jiwa travelling dan petualang ini pun tumbuh karena orang tua saya sejak kecil suka bawa saya jalan2. Kemana ajaaa. Ke pantai..ke gunung..atau sekedar naik kereta sampe Jakarta terus pulang lagi ke bogor (???) keren kan orang tua saya! Hehe.
Banyak sekali sebenarnya cerota yang masih saya ingat tentang masa kecil saya :)
Masa kecil itu menarik sekali :)
Kalau saya lagi kuliah psikologi perkembangan..saya sering menghubung hubungkan apa yang terjadi pada saya sekarang dengan semua tahap perkembangan saya. Hehe.
dan sungguh, saya tidak dibesarkan utnuk jadi alay. Lalu kenapa postingan ini tetap alay???
ini masih misteri.
--sekian—
Nb:
yang saya bold itu ga becanda loh sodara-sodara.
Selanjutnya saya akan posting sesuatu yang lebih berguna dan penting. Apa ya? pks dan foke?? Hemm.Spertinya tidak. ah. Iya! tentang mendongeng atau tentang fakta2 menarik di balik sunnah Rosul mungkin ya.. atau tentang fenomena akhir2 ini yang banyak berguuguran? :(
saya lama mau posting itu semua.. tapi ga jadi2..sampai jumpa :)
Tetap semangat di detik2 akhir Ramadhan ;)
Sunday, July 22, 2012
Rindu?
apakah rindu hanya untuknya yang pernah menyapa langsung hidup kita?
apakah rindu hanya untuknya kabut kenangan -yang tampak padat namun sedikit saja kau kipaskan hilang begitu saja, rapuh- ?
apakah rindu hanya untuknya yang pernah ada dalam waktu terdahulumu?
rasanya tidak :)
rindu juga mungkin hadir padanya yang belum pernah kau temui dalam hidupmu..
rindu juga mungkin hadir padanya yang tercipta dalam masa depanmu..
rindu juga mungkin hadir padanya yang tidak bisa terbayangkan..
apapun namanya..
apapun bentuknya..
tetap saja.
rindu.
-----
apakah rindu seperti membuat sesuatu yang hilang dalam hatimu?
apakah rindu membuat tidur malammu tidak senyenyak biasanya?
apakah rindu juga yang membuat tersenyum atau juga sendu?
mungkin iya :)
tapi rindu itu seharusnya..
membuat kita berbuat lebih banyak..beramal lebih nyata..
bersungguh-sungguh dalam niat yang lurus..
hingga yang dirindukan tidak lagi berjarak pada suatu masa yang dinanti..
*rindu itu seperti juga harapan..semoga masih embun penuh rahmat esok pagi*
#3Ramadhan. sedang merindu. banyak sekali..bismillah :)
Friday, April 27, 2012
Androgini???
*random*
Peringatan awal!
Ini cuma pembicaraan ga penting yang ngelanjutin tulisan ‘weird me” tentang analisis saya sendiri… hahaha. Narsis banget yak…ga tau deh.. jadi orang yang kuliah di psikologi itu emang jadi seneng nganalisis orang..termasuk mengujicobakan dan melihat lebih dalam diri sendiri..
Walaupun ga penting. Tapi berhubung ini ‘rumah’ saya..jadi gpp deh yaaa.. haha.tidak dipaksa untuk menyimak.
Akhir2 ini salah satu poin keanehan saya yaitu paradoks semakin bertambah..
Di sesi weird me yang pertama ada poin yang menceritakan betapa paradoks nya diri saya.. Kalau kemarin penekannya pada Seperti anak kecil VS Keibuan atau Balita VS Dewasa yang sama2 menonjol walaupun di sisi yang berbeda..
Sekarang saya semakin menyadari (karena beberapa peristwa dan pengakuan anak2 kos atau partner kerja) ada dua antonim yang juga dua2nya dominan pada diri saya. FEMININ VS MASKULIN.
ANDROGINI -- Kalau kata adik kos saya (yang juga anak psikologi).
Haha. Sejujurnya saya baru tau kata androgini aja pasa adik kos saya komnetar—ga gaul amat dah saya di dunia perpsikologian—
Terlepas dari apakah sebenarnya saya androgini atau bukan..saya jadi tertarik sama kata ini..mulailah pencarian di mbah google..
Dan inilah yang saya temukan..
“Androgini adalah sebuah konsep yang dikembangkan oleh Sandra Bem, seorang psikolog Universitas Stanford pada tahun 1974. Pada tahun 1977, ia mengeluarkan sebuah inventory pengukuran gender yang diberi nama The Bem Sex Role Inventory. Berdasarkan respon dari item-item pada inventory ini, individu diklasifikasikan memiliki salah satu dari orientasi peran gender: maskulin, feminin, androgini, dan undifferentiated.
Menurutnya, individu yang feminin adalah seseorang memiliki angka yang tinggi pada sifat feminin dan memiliki angka rendah dari sifat maskulin, individu yang maskulin adalah seseorang yang memiliki angka yang tinggi pada sifat maskulin dan memiliki angka yang rendah pada sifat feminin. Individu androgini adalah laki-laki atau perempuan yang memiliki angka tinggi pada sifat maskulin dan feminin. Individu undifferentiated memiliki angka yang rendah pada sifat maskulin dan femininnya.”
“Berdasarkan Sandra Bem, individu androgini lebih fleksibel dan lebih sehat secara mental daripada individu maskulin atau feminin. Dalam sebuah hubungan, gender feminin dan androgini lebih diinginkan karena mereka lebih ekspresif dalam sebuah hubungan. Sedangkan, individu dengan peran maskulin dan androgini lebih diinginkan dalam bidang akademik dan pekerjaan karena mereka memiliki tuntutan untuk bertindak dan asertif. Sebuah penelitian menemukan bahwa individu dengan peran maskulin dan androgini memiliki harapan lebih untuk bisa mengendalikan hasil dari usaha akademik yang mereka lakukan.
Seperti yang dikatakan Sandra Bem di atas, mereka bisa saja terlihat agresif atau penurut, memaksa atau lembut, sensitif atau asertif. Mereka bertindak sesuai dengan kebutuhan mereka dan sesuai apa yang dibutuhkan dalam sebuah situasi. Biasanya, orang kreatif dan cerdas cenderung androgini karena mereka lebih adaptif. Mereka berperilaku dalam cara yang lebih tepat sesuai dengan situasi yang diberikan. Misalnya, ketika mereka ditempatkan dalam sebuah situasi yang menekan, perempuan androgini lebih asertif dan independen daripada perempuan feminin.”
Haha. Menarik bukan?
Apakah saya termasuk androgini? Ga tau deh.
Banyak orang bilang saya feminine, tapi banyak juga yang bilang saya itu “keikhwanan” dan maskulin (dan yang bilang ini banyaknya cowo..parah! -__-“)
Dan saya sendiri merasa ada saat2 di mana saya sangat suka jadi lembut dan keibuan..ada saat2 di mana saya lebih suka jadi cewe tangguh.
Ada saat2 di mana saya sangat emosional dan berperasaan. Ada saat juga di mana saya jadi sangat koleris dan logis.
Ada saat2 di mana saya jadi merasa ramah dan manis..di saat lain jadi cool dan suka tantangan.
Haha. Penialain subjektif yaa.
Kalau dalam konteks peristiwa..
Saya ga suka orang manja. Mau cewe atau cowo. Kadang2 saya suka sebel sama cowo2 yang ga peka dan cekatan.he. Jadilah di saat2 seperti itu orang2 bilang saya jadi kayak cowo. Biasanya saya akan langsung melakuakan sendiri yang kata orang harusnya dilakukan cowo (yang peka dan cekatan). Ha..peristiwanya..ada lah pokonya.. :p
Di kosan.. saya juga jadi ayah dan ibu haha. Maklum paling tua..mulai masang2 lampu mati sampeng dengerin curhat..(eh, atau malah saya yang curhat.ha)
Kalau peanampilan..bisa jadi sangat feminine..tapi juga bisa jadi maskulin..(maskulinnya akhwat ya tetep pake rok dan jilbab lah. Tenang aje)
Kalau dalam pengaturan strategis dalam pekerjaan lebih enak ngobrol atau ngomongin sama orang logis..dan cowo banget (walaupun aslinya cewe..kayak kakak saya mulki rakhmawati..kayaknya di contoh orang androgini deh..heran..di satu sisi lembut dan sangat wanita..di satu sisi sangat cowo! Tegas. Logis, Tepat, Cepat, Pemimpin dan saya merasa cocok dengan kepribadian seperti dia). Diskusi startegis sih enakan sama orang2 kayakn gini menantang. Taktis. Dan tepat sasaran. Dan di sini saaya juga jadi merasa sanagt cowo..
Saya suka pekerjaan2 membaut craft lucu2 yan tentu saja sangat cewe.. atau pekerjaan rumah lainnya. Tapi saya juga suka naik gunung, “balapan” motor di jalan (seru!), dan tertarik pada hal2 seperti memanah, dan seperti itulah..(well,saya juga cukup sering jdi tim angkat2 atau diminta bantuan di bidang2 “perkulian” huks)
Haha. Sulit dijelaskannya. haha.(penting ya??-_-“)
Apakah saya androgini? Ah. tidak taulah.Belum gitu ngerti juga androgini itu sebenarnya apa.. Yang pasti intinya..saya suka menjadi orang yang fleksibel..sesuai situasi yang dibutuhkan..menghadap orang dan situasi dengan tepat. Tentunya tetap syari ;)
Androgini atau tidak? ah itu istilah…sama seperti kata aneh yang sering mampir dalam komentar untuk saya..
Oh, weird me! Hahaha.
Kesera..sera..whatever will be..will be.. jadi apapun juga yang penting syari dan bermanfaat.
Proud be ourselves!
*saya jadi merasa kakak saya bernama mulki rakhamawati itu termasuk androgini. Haha. Pantas saja...hei, kak…tukang kebunku nanti seperti apa ya? ;p*
Monday, September 5, 2011
yakin.teguh.tekun (2)
Pernah naik gunung?
Ada banyak hal yang saya pelajari saat pendakian pertama saya.
Salah satunya berhubungan dengan postingan saya sebelumnya. Yakin.teguh.tekun =)
Dalam pendakian itu dibagi menjadi beberapa kelompok. Saya bukan kelompok pertama dalam keberangkatan..Namun, menjadi kelompok pertama yang sampai di camp. 1 jam sebelum puncak. (eh..satu kelompok loh yaa..bukan saya sendirian ^^ oia, kenapa di camp? Soalnya ke puncaknya pagi2 pas matahari terbit gitu)
He. Jangan salah. Bukan. Saya sama sekali ga jago naik gunung. Ini pendakian pertama saya. Di malam hari pula. Minta izin murobbi aja pake rayu2 lama. Saya sempet panik liat carrier saya sendiri gede banget dan pastinya berat. Saya sempet kehabisan nafas padahal belum sepermpat jalan (di bagian ini saya belajar pentingnya ilmu sebelum bertindak ditambah harus terus belajar selama prosesnya).
Dan karena keuletan dan keteguhanlah saya berhasil ke puncak di kelompok pertama dengan formasi yang sudah sangat berubah dari awal perjalanan.
Dan sekali lagi keteguhan dan keuletan itu datang dari sebuah keyakinan =)
Di perjalanan malam hari itu. Perjalanan 8 jam itu. Di antara batu-batu yang terjejak. Di antara bintang bumi dan bintang langit. Dan diantara berbagai keluhan tentang kelelahan. Saya menemukan sesuatu.
Ya. Perjalanan hidup dan mimpi itu kayak naik gunung ini. Jalannya panjang. Jalannya susah banyak hambatan.menanjak pula. Mungkin kita punya bekal yang sama. Isi carrier kita ga jauh berbeda. Dari segi kemampuan juga setara. Masih sama2 pendaki baru.
Tapi hasilnya beda-beda. Ada yang sampai dengan kondisi bad mood (ga bahagia). Ada yang sampai dengan penuh syukur. Ada yang sampainya cepet. Ada pula yang sampenya dua kali lipat lebih lama.
Bahkan mungkin ada yang akhirnya menyerah dan berhenti di perjalanan.
Apa yang bikin beda?
Yang bikin beda adalah cara kita menghadapi jalan yang kita lalui.
Dengan senyuman atau keluhan.
Dengan harapan atau keputusasaan.
Dengan berbagi atau keegoisan.
Dengan belajar dari proses atau ketidakpedulian.
Dengan ketekunan atau keputusan untuk menyerah.
Dan ketika kamu lihat matahari terbit di puncak. Dengan penuh rasa syukur, kamu bakalan tau Allah baik banget ngasih jalan itu buat kamu. Jalan panjang berbatu.
Keyakinanamu.keteguhanmu.ketekunanmu. LUNAS.
==teruntuk murobbi saya yang baik hati. Terimaksih izinnya. Ini pendakian pertama dan terkahir saya sendirian kok ^^ ga lagi-lagi sebelum bersama muhrimnya. Terima kasih. Terima kasih =)
==Untuk pemilik hati.yang paling tahu sisi terlemah diri. Kuatkanlah.kuatkanlah hamba-Mu ini.
yakin.teguh.tekun (1)
Tak ada yang bisa menggantikan KEULETAN.
Bakat juga tidak.
Orang berbakat yang tidak pernah sukses adalah hal yang lumrah.
Kejeniusan juga tidak.
Orang pandai yang tidak memperoleh apa-apa sudah nyaris menjadi kata-kata mutiara.
Pendidikan pun tidak.
Dunia sudah penuh dengan penggangguran berpendidikan.
Keuletan dan keteguhanlah yang paling berkuasa.
Slogan ‘pantang menyerah’ telah dan selalu memevahkan masalah yang dihadapi manusia.
:syarat.orangeumar.blogspot.com:
Suka sama tulisan saudara saya yang ini. singkat tapi tepat sasaran.
-walaupun mungkin kata2 pendidikan di atas lebih tepat diaganti dengan “sekolah yang tinggi” atau “gelar”. Hmm..saya tidak memandang pendidikan sebagai sekolah, sepertinya tidak sesempit itu bukan? Saya masih percaya pendidikan (sejak dini) mengubah banyak hal, bahkan membentuk keuletan itu sendiri-
Terlepas dari itu.
Keuletan.Ketekunan.
Menjadi syarat wajib bagi mereka yang mau merealisasikan mimpinya.
Perencanaan dalam ‘mimpi-mimpi’ kita adalah langkah awal yang sangat penting.
Gagal merencanakan.Berarti merencanakan untuk gagal.
Terus belajar..memperluas wawasan dan ilmu untuk merealisasikan mimpi-mimpi itu.
Menjadi sebuah proses yang harus dilalui sepanjang jalan.
Namun, KEULETAN. KETEKUNAN.
Adalah syarat wajib perjalanan sebuah mimpi.
Dan ga ada ketekunan tanpa sebuah keyakinan =)
~~ini bukan hanya tentang mimpi duniamu.ini tentang akhiratmu. Tekun.Konsisten.Istiqomah itu susah. Susah bangeeet. Banyak godaan. Banyak yang bikin udah mau nyerah aja. Udah cukup sampai di sini. Atau bahkan pikiran ‘saya ah mau jadi yang standar aja’. Istiqomah itu cape.lebih nyaman cari jalan lain lah pokoknya.
Tapi percaya deh. Percaya. Kalau harta karun itu bukan ada di ujung pelangi. Harta karun itu ada diujung keyakinan.ketekunan.kesungguhan.walaupun jalannya mungkin bikin berdarah-darah. Dan ga selalu terlihat secantik pelangi =)
>>dan gw harus bisa. harus bisa. pasti bisa. Setelah ikhtiar optimal ga akan ada penyesalan, apapun yang akhirnya Allah tuliskan kan? Menjadi ulet.menjadi teguh.
Wednesday, August 31, 2011
=)
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusan baik baginya dan kebaikan ini tidak dimiliki oleh selain seorang mukmin. Apabila mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulah yang terbaik untuknya.” {HR. Imam Muslim]
..hujan..
bumi bertasbih.
tetesan langit mengisi ruang sepanjang hari.
bintang tujuh warna merona di balik hening kelabu.
melantun melodi syukur tak terhingga..
karena megah tak selau tergambar dalam ingin.
ada lukisan pada tiap bulir menggantung di ujung daun.
tes!
jatuh.
terbias.
lukisan jelas.
::masih syukur tak terhingga dalam bias lukis tak terduga.bumi bertasbih::
selalu saja ada rasa yang berbeda setiap hujan.
dan aku menikmatinya.
sangat.
Mungkin ilmuwan2 itu benar. hujan menyanyikan sebuah lagu untuk orang2 yang merindu.
hujan memanggil memori dengan caranya.
hujan yang membuat senyum.
hujan yang -lagi2- membuat aku makin cinta dan makin merasa kecil dihadapan Dia Sang Pemilik Cinta.
itulah sebabnya.
kadang2 aku ingin "menikmati hujan".
merasakan setiap tetesan langit langsung tanpa penghalang.
Hemm, ini bukan hujan2an atau kehujanan.
sesuatu yang bisa saja terjadi karena memang tak ingin. akhirnya jadi menggerutu =)
ini menikmati hujan.
dan entah kenapa mungkin ini terlalu aneh2 dan kekanak-kanakan orang2 yang menagku sudah besar itu.
*he, lupa kalau akau memang aneh versi banyak orang =p*
suatu ketika, hujan turun manis sekali.lembut.
kadang rintiknya tajam. tapi kali ini lembut.
ah, sangat menggoda untuk menikmati rintiknya.
tapi, aku di lapangan. tempat orang bertanding voli dan di sana ramai.
semua orang sibuk berteduh.
dan aku tetap tergoda.
dan akhirnya aku menikmati hujan.sendiri.
menyenangkan =)
haha.
tadinya sih mau ke tengah lapangan.
tapi sepertinya cukup dengan menyisir lapangan ini.
itupun sudah dengan komentar..
"nisaa..nisaa"
hhee ^.^
ga ada yang mau diajakin sih =p
suatu hari.
nisa bakalan ajak seseorang untuk menikmati hujan.
berjalan saja di tengah hujan turun.
*tapi jangan pas baru turun.debunya baru jatuh ke tanah*
mengucapakan doa dalam hati kami masing2.penuh syukur.
kali ini tidak akan ditolak. karena dia sudah terpilih.
untuk menikmati hujan ini bersama.
Allahumma Shoyyiban Na’fian "Ya Allah turunkanlah hujan yang bermanfaat (HR.Bukhari)
*menyukai hujan sama seperti menyukai langit yang cerah.*
Wednesday, August 10, 2011
'weird' me ^^
Kalau orang bilang gw aneh.
Itu namanya ga aneh ^^
Saking banyaknya orang yang bilang gw aneh (bahkan temen gw di tempat gw magang yang notabene baru kenal ama gw udah bilang gw aneh -.-“a)
Tapi kadang gw suka jadi orang aneh itu.
Orang aneh yang bikin semua jadi punya “rasa”. ga hambar.
Yep! It’s me =D
Beberapa hal aneh yang orang bilang tentang gw:
1.cepet banget ketawa..dan kalau ketawa susah berentinya..ho. Kalau mau ngomong suka ketawa duluan jadi bikin orang bingung (sampai papah gw juga pernah ikutan bingung). Lebih anehnya lagi saat gw nangis, saat gw takut..itu pun memungkinkan gw untuk ketawa..(tapi ga kok kalau gw nagisnya sendirian =p gw kan ketawanya gara2 maluu...hahaha) aneh banget -.-“ jadi kan orang bingung gw sebenernya lagi sedih apa seneng.haha.
Tapi gw ga suka lawakan di tv2. Ga suka. Ga lucu. Gw suka something natural. Mungkin buat orang ga lucu. Tapi menurut gw menarik…dan bikin gw senyum.. kebanyakan tingkah temen2 gw sendiri.. hahaha…*gw jadi senyum2 sendiri ngebayangin temen2 gw.. =D. kalau udah gini..banyak orang bakalan bingung apa yang buat gw ketawa..dan kenapa gw ga berenti2.. Anyway, thanks ya…bahkan saat2 BT selalu jadi meneyenangkan =) >>haduuuh, ga boleh ketawa kebanyakan nis..mematikan hati tau.. keep cool,calm, and confidence (hhhaa..slogan gw abis!)
2. Ga beda jauh…gw juga ga nyadar…tapi gw kayaknya termasuk orang yang sering senyum. padahal sih ini mah ga aneh ya? Kayaknya orang2 yang aneh ini mah masa senyum dibilang aneh..Ha. Kecuali kalau gw senyum-senyum sendiri..perlu dicurigai.. =9
3. Gw itu PARADOKS!
Kata orang (dan gw sepakat). Tingkah gw kayak anak kecil, suka mondar mandi kesana kemari ga jelas(kayak setrikaan), kadang lari-lari (dulu malah suka loncat2, motong jalan loncat2 tangga.sekarang mah udah insyaf.hhe), kadang nyanyi-nyanyi sendiri, kadang kolokan, suka labil…seleranya kayak anak kecil pula..suka warna warni..barang2 lucu..(btw, kalau liat craft lucu..bawain gw pasti pengen buat yang kayak gitu *_* langsung berbinar-binar liatnya..sampai temen gw pernah bilang gw balita..-.-“ (tapi kayaknya sekarang gw udah ga gitu2 amat..gw kan magangnya di kantoran..=p *ngaruh ya? ngaruh kok..ngaruh..)
Tapi di samping itu semua, orang bilang gw punya visi hidup yang jelas..gw tetep jadi diri gw sendiri meski di lingkungan yang kadang menuntut gw untuk jadi seperti ini,seperti itu. Gw sering banget jadi orang yang di”tua”kan..mulai dari panggilan kakak pertama, “teteh”, bunda, sampai nenek sudah pernah gw rasakan. Dan panggilan itu datang dari teman2 seumuran..(eh2,,kayaknya ini mah efek gw sering “nyerewetin” mereka deh XP). Apapun itu, gw suka jadi kakak..suka jadi “ibu”..
Gw yang paradoks..dan kedua hal itu dominan..aneh.orang2 bilang.(kata gw juga aneh..ha).
4. Kata seorang pemimpin gw di suatu tempat sekaligus juga sebagai kakak dan sahabat, gwc ocok untuk diajak ngobrol dan mikir ala melankolis yang dalam dan minim petunjuk. Apa anehnya ya? Ini mah dia yang yang aneh kayaknya..masa kayak gini dibilang aneh..he (peace ^^v). Hmmm, mungkin karena di tempat itu cuma gw yang ngerti kalau dia ngomong pake “bahasa” isyarat, yang ngerti apa yang dia inginkan tanpa perlu banyak ngomong....dari kebanyakan orang yang diajak ngobrol sama kakak gw yang satu ini emang udahnya pasti puyeng, perlu mencerna kata-katanya dan dalam beberapa waktu yang lama belum tentu juga bakalan ngerti..hahaha..ini mah dia yang aneh kayaknya. ^^
Dan beberapa hal aneh lainnyaaa..apapun itu. Gw suka jadi aneh selama anehnya tidak keluar dan bahkan sesuai dengan standar hidup tertinggi. Standar dari Allah. Selama ga melenceng..just fun to be me! Just proud to be you!
Kalau kata teh afifah afra sih.. selama kita masih lapar ego..masih belum bisa mencintai diri kita..gmana bisa mencintai saudara2 kita seperti mencintai diri kita sendiri.. ^^
Padahal kan belum sempurna iman seseorang sehingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri...iya kan? ^^
#postingan yang aneh -.-"a
Itu namanya ga aneh ^^
Saking banyaknya orang yang bilang gw aneh (bahkan temen gw di tempat gw magang yang notabene baru kenal ama gw udah bilang gw aneh -.-“a)
Tapi kadang gw suka jadi orang aneh itu.
Orang aneh yang bikin semua jadi punya “rasa”. ga hambar.
Yep! It’s me =D
Beberapa hal aneh yang orang bilang tentang gw:
1.cepet banget ketawa..dan kalau ketawa susah berentinya..ho. Kalau mau ngomong suka ketawa duluan jadi bikin orang bingung (sampai papah gw juga pernah ikutan bingung). Lebih anehnya lagi saat gw nangis, saat gw takut..itu pun memungkinkan gw untuk ketawa..(tapi ga kok kalau gw nagisnya sendirian =p gw kan ketawanya gara2 maluu...hahaha) aneh banget -.-“ jadi kan orang bingung gw sebenernya lagi sedih apa seneng.haha.
Tapi gw ga suka lawakan di tv2. Ga suka. Ga lucu. Gw suka something natural. Mungkin buat orang ga lucu. Tapi menurut gw menarik…dan bikin gw senyum.. kebanyakan tingkah temen2 gw sendiri.. hahaha…*gw jadi senyum2 sendiri ngebayangin temen2 gw.. =D. kalau udah gini..banyak orang bakalan bingung apa yang buat gw ketawa..dan kenapa gw ga berenti2.. Anyway, thanks ya…bahkan saat2 BT selalu jadi meneyenangkan =) >>haduuuh, ga boleh ketawa kebanyakan nis..mematikan hati tau.. keep cool,calm, and confidence (hhhaa..slogan gw abis!)
2. Ga beda jauh…gw juga ga nyadar…tapi gw kayaknya termasuk orang yang sering senyum. padahal sih ini mah ga aneh ya? Kayaknya orang2 yang aneh ini mah masa senyum dibilang aneh..Ha. Kecuali kalau gw senyum-senyum sendiri..perlu dicurigai.. =9
3. Gw itu PARADOKS!
Kata orang (dan gw sepakat). Tingkah gw kayak anak kecil, suka mondar mandi kesana kemari ga jelas(kayak setrikaan), kadang lari-lari (dulu malah suka loncat2, motong jalan loncat2 tangga.sekarang mah udah insyaf.hhe), kadang nyanyi-nyanyi sendiri, kadang kolokan, suka labil…seleranya kayak anak kecil pula..suka warna warni..barang2 lucu..(btw, kalau liat craft lucu..bawain gw pasti pengen buat yang kayak gitu *_* langsung berbinar-binar liatnya..sampai temen gw pernah bilang gw balita..-.-“ (tapi kayaknya sekarang gw udah ga gitu2 amat..gw kan magangnya di kantoran..=p *ngaruh ya? ngaruh kok..ngaruh..)
Tapi di samping itu semua, orang bilang gw punya visi hidup yang jelas..gw tetep jadi diri gw sendiri meski di lingkungan yang kadang menuntut gw untuk jadi seperti ini,seperti itu. Gw sering banget jadi orang yang di”tua”kan..mulai dari panggilan kakak pertama, “teteh”, bunda, sampai nenek sudah pernah gw rasakan. Dan panggilan itu datang dari teman2 seumuran..(eh2,,kayaknya ini mah efek gw sering “nyerewetin” mereka deh XP). Apapun itu, gw suka jadi kakak..suka jadi “ibu”..
Gw yang paradoks..dan kedua hal itu dominan..aneh.orang2 bilang.(kata gw juga aneh..ha).
4. Kata seorang pemimpin gw di suatu tempat sekaligus juga sebagai kakak dan sahabat, gwc ocok untuk diajak ngobrol dan mikir ala melankolis yang dalam dan minim petunjuk. Apa anehnya ya? Ini mah dia yang yang aneh kayaknya..masa kayak gini dibilang aneh..he (peace ^^v). Hmmm, mungkin karena di tempat itu cuma gw yang ngerti kalau dia ngomong pake “bahasa” isyarat, yang ngerti apa yang dia inginkan tanpa perlu banyak ngomong....dari kebanyakan orang yang diajak ngobrol sama kakak gw yang satu ini emang udahnya pasti puyeng, perlu mencerna kata-katanya dan dalam beberapa waktu yang lama belum tentu juga bakalan ngerti..hahaha..ini mah dia yang aneh kayaknya. ^^
Dan beberapa hal aneh lainnyaaa..apapun itu. Gw suka jadi aneh selama anehnya tidak keluar dan bahkan sesuai dengan standar hidup tertinggi. Standar dari Allah. Selama ga melenceng..just fun to be me! Just proud to be you!
Kalau kata teh afifah afra sih.. selama kita masih lapar ego..masih belum bisa mencintai diri kita..gmana bisa mencintai saudara2 kita seperti mencintai diri kita sendiri.. ^^
Padahal kan belum sempurna iman seseorang sehingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri...iya kan? ^^
#postingan yang aneh -.-"a
Subscribe to:
Posts (Atom)




